Tim pelatih Persib Bandung menuntut Budi Sudarsono bersikap profesional. Mereka berharap, meski sudah tiga kali melewatkan sesi latihan bersama rekan-rekannya, Budi tetap bisa menjaga kondisi fisiknya sehingga tetap siap dimainkan pada saat Persib menghadapi Persela Lamongan di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (4/4).
"Kita memang belum tahu apakah dia akan dibawa ke Lamongan atau tidak. Sebab, kita belum tahu kondisi terakhirnya. Tapi, saya berharap Budi ber-sikap profesional, sehingga kondisi fisiknya tetap terjaga," kata asisten pelatih Persib, Yusuf Bachtiar usai sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu (31/3).
Hingga sesi latihan Rabu (31/3) pagi itu, Budi yang meminta izin istirahat hingga Selasa (30/3), usai menjalani operasi minor abses di jari kaki kirinya, belum juga muncul di lapangan. "Mestinya hari ini Budi memang sudah latihan. Tapi kita tunggu saja sampai besok (hari ini, red)," kata Yusuf.
Diakui Yusuf, belum bergabungnya Budi cukup mengganggu persiapan tim menghadapi Persela. "Kalau dari sisi pelatih, belum hadirnya Budi jelas cukup mengganggu program persiapan. Sebab, setelah melawan Persija, pelatih sudah punya gambaran tentang daftar pemain yang akan diturunkannya pada pertandingan berikutnya," papar mantan gelandang Persib ini.
Siapkan alternatif
Kendati mengaku sangat waswas, Yusuf mengatakan, tim pelatih sudah menyiapkan alternatif formasi tanpa Budi dalam pertandingan melawan Persela. Salah satu alternatif dan antisipasi yang sudah dikemukakan Yusuf adalah dengan menarik pemain yang berposisi gelandang sebagai striker.
"Tanpa Budi dan Hilton, kita masih punya Gonzales dan Airlangga. Tapi di luar itu, kita juga sudah menyiapkan alternatif menarik seorang gelandang menjadi striker," katanya.
Yusuf sempat menyebut nama Atep sebagai salah seorang gelandang yang mungkin akan ditarik jadi striker. "Besok (hari ini, red), kita akan coba para gelandang yang kemungkinan ditarik jadi striker itu," kata Yusuf
Source: GM
Budi Dituntut Profesional
Persib Terpaksa Tambal Sulam Posisi Striker
Jelang laga lawan Persela Lamongan, absennya Budi Sudarsono membuat jajaran pelatih Persib khawatir dengan kurangnya sumber daya manusia di posisi penyerang. Kini Persib hanya bertumpu pada dua striker Cristian Gonzales dan Airlangga Sucipto. Budi pada latihan hari ketiga jelang tandang ke Lamongan, masih absen dan berada di Jakarta.
Asisten Pelatih Persib, Yusuf Bachtiar mengakui, eksistensi pemain depan minus Budi cukup menyulitkan pelatih untuk menentukan strategi saat ini. "Absennya Budi ya memang cukup mengganggu kinerja tim," ujar dia seusai latihan di Stadion Siliwangi, Rabu (31/3).
Yusuf semakin waswas dengan absennya Budi, apalagi melihat kemungkinan terburuk para pemain cedera pada saat uji lapangan. Sementara itu, Persib tidak bisa menambah amunisi dan harus mampu bergantung pada potensi sisa pemain yang ada saat ini setelah ditinggalkan Hilton Moreira.
Menurut Yusuf, timnya mulai menyiapkan alternatif apabila si "Ular Pithon" tidak akan memperkuat "Maung" Bandung dalam tur Jawa Timur nanti.
Ia akan memanfaatkan para pemain gelandang. Sebut saja Atep dan Satoshi Otomo. "Atep dan Satoshi pernah dicoba di posisi depan dan mereka bisa," katanya.
Yusuf menekankan, fungsi pemain depan ini harus terus dibenahi. Bagaimanapun, atmosfer motivasi lawan ketika menghadapi Persib akan berbeda. Ia mencontohkan, bedanya semangat lawan ketika bertemu dengan Persib sama halnya dengan Persitara dijamu Arema.
Dengan kondisi minimnya striker yang begitu mendesak, Yusuf masih berharap Budi bersikap profesional. "Semoga Budi pulang Rabu ini ke Bandung dan dapat berlatih dengan kami pada Kamis pagi," katanya.
Yusuf belum bisa memutuskan apakah Budi akan dimainkan atau tidak. Tim pelatih akan melihat kondisi fisik Budi terlebih dahulu pascaoperasi minor di jari tengah kaki kirinya.
Sementara itu, kondisi Budi masih belum terpantau oleh dokter tim dr. Rafi Ghani karena dia masih berada di Jakarta. Ia memprediksikan luka bekas operasi dia akan sembuh dalam jangka empat hingga lima hari setelah operasi. Dengan demikian, Rabu (31/3), Budi seharusnya berada di lapangan bergabung dengan tim. Sayangnya, pemain Timnas itu kembali absen dalam latihan.
Rafi mengatakan, Budi dijadwalkan mulai berlatih Rabu kemarin, tetapi dia tidak hadir. Kemungkinan Budi tiba Rabu petang dan akan menjalani latihan Kamis (1/4) pagi.
Dia menjamin, bekas luka operasi minor Budi tidak akan bermasalah selama tidak terkena infeksi. "Kinerja Budi tidak akan terganggu dengan pengaruh luka habis operasi. Soalnya, luka operasi minor Budi bukan berupa jahitan. Lukanya pasti kering dalam waktu empat sampai lima hari setelah operasi," ungkap Rafi.
Source: PR
Jaya Minta Wasit Lindungi Pemain
Pelatih Persib Bandung Jaya Hartono menyatakan agar wasit melindungi para pemain dalam setiap pertandingan sepak bola. Ditemui di Stadion Siliwangi, Jaya mengatakan wasit seharusnya menerapkan aturan secara tegas.
"Mau berapa banyak korban, sudah banyak yang cedera, jangankan cedera meninggal pun ada," kata Jaya, Selasa (30/3).
Ketidaktegasan wasit tersebut menyebabkan banyak pemain yang melakukan pelanggaran.
"Sering kali saya melihat di beberapa pertandingan tidak ada yang dikasih kartu saat ada pemain yang melakukan pelanggaran," ujarnya.
Pelatih Persib Bandung ini menyatakan wasit sudah bisa menilai pemain yang berniat mencederai lawan. "Saya rasa mereka sudah tahu mana yang niatnya mau melanggar," kata Jaya sambil mengatakan bila kompetisi ini maju harus ada peningkatan kualitas wasitnya.
Sementara itu, ia juga menceritakan pengalamannya saat bermain melawan Malaysia pada Piala Asia tahun 1996. Pada pertandingan tersebut kata Jaya, wasit di sana sangat tegas dan selama pertandingan. Jaya juga menilai sepak bola Indonesia masih dibebani banyak kepentingan. "Kalau kita bicara kepentingan ya repot," ujar Jaya.
Source: TJ
Arema Kokohkan Posisi
Arema Malang berhasil mengokohkan diri di puncak klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 setelah berhasil membekap tamunya Persitara Jakarta Utara di Stadion Kanjuruhan, Selasa 30 Maret 2010. Dalam pertandingan yang disaksikan langsung oleh Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono ini, Arema menang 2-0.
Gol-gol kemenangan Arema dalam pertandingan tersebut dicetak oleh M Ridhuan pada menit 35 memanfaatkan umpan dari Esteban Gullien. Gol kedua Arema dicetak melalui kaki Dendi Santoso yang mendapat umpan matang dari Roman Chamelo.
Dengan kemenangan ini, Arema berada di puncak klasemen sementara LSI dengan mengumpulkan poin 54 dari 26 kali bertanding. Kemenangan ini memperbesar peluang Arema menjadi juara LSI musim 2009/2010 ini. Sedangkan bagi Persitara, kekalahan ini semakin memojokan mereka di posisi juru kunci klasemen dengan mengumpulkan poin 20 dari 26 kali bertanding.
Persib Belum Pikirkan Copa
Persib Bandung belum mau memikirkan soal kiprah dan target mereka di Copa Indonesia 2010 yang mulai digelar pertengahan April ini. Pasalnya, Persib masih fokus dan konsentrasi menghadapi dua laga tandang tersisa di ajang Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, sebelum pentas Copa Indonesia digulirkan.
"Kita masih fokus untuk pertandingan LSI. Sebelum memikirkan Copa Indonesia, konsentrasi kita masih tertuju ke pertandingan Minggu (lawan Persela, 4 April, red) dan Sabtu (lawan Persijap, 10 April, red)," kata asisten pelatih Persib, Robby Darwis, menjawab pertanyaan "GM" soal target Persib di Copa Indonesia 2010.
Dikatakan Robby, sejauh ini tim pelatih Persib pun belum mengetahui secara pasti target yang akan dibebankan oleh manajemen klub. "Kita belum tahu target yang dibebankan manajemen. Sebab, kita belum dikumpulkan untuk membicarakan hal itu," ujar mantan kapten Persib itu.
Seperti yang sudah dijadwalkan PT Liga Indonesia (LI), Copa Indonesia 2010 yang kali ini hanya diikuti 32 klub LSI, Divisi Utama, dan Divisi I ini akan dimulai pada 13 April mendatang. Undian pembagian grup akan dilakukan PT LI di Surabaya, 1 April mendatang.
Punya target
Sementara itu, Manajer Persib, H. Umuh Muchtar membenarkan kalau saat ini Persib masih fokus menghadapi pertandingan-pertandingan di LSI. Namun, Umuh tetap berharap seluruh penggawa Persib bisa memperjuangkan prestasi terbaik di Copa Indonesia 2010.
"Kalau soal target di Copa Indonesia, tentu saja kita ingin yang terbaik. Tapi sekarang, fokus dulu saja ke LSI," kata Umuh yang ketika dihubungi "GM" mengaku tengah berada di Malang, Jawa Timur.
Source: GM
Persib Belum Pikirkan Copa
Persib Bandung belum mau memikirkan soal kiprah dan target mereka di Copa Indonesia 2010 yang mulai digelar pertengahan April ini. Pasalnya, Persib masih fokus dan konsentrasi menghadapi dua laga tandang tersisa di ajang Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, sebelum pentas Copa Indonesia digulirkan.
"Kita masih fokus untuk pertandingan LSI. Sebelum memikirkan Copa Indonesia, konsentrasi kita masih tertuju ke pertandingan Minggu (lawan Persela, 4 April, red) dan Sabtu (lawan Persijap, 10 April, red)," kata asisten pelatih Persib, Robby Darwis, menjawab pertanyaan "GM" soal target Persib di Copa Indonesia 2010.
Dikatakan Robby, sejauh ini tim pelatih Persib pun belum mengetahui secara pasti target yang akan dibebankan oleh manajemen klub. "Kita belum tahu target yang dibebankan manajemen. Sebab, kita belum dikumpulkan untuk membicarakan hal itu," ujar mantan kapten Persib itu.
Seperti yang sudah dijadwalkan PT Liga Indonesia (LI), Copa Indonesia 2010 yang kali ini hanya diikuti 32 klub LSI, Divisi Utama, dan Divisi I ini akan dimulai pada 13 April mendatang. Undian pembagian grup akan dilakukan PT LI di Surabaya, 1 April mendatang.
Punya target
Sementara itu, Manajer Persib, H. Umuh Muchtar membenarkan kalau saat ini Persib masih fokus menghadapi pertandingan-pertandingan di LSI. Namun, Umuh tetap berharap seluruh penggawa Persib bisa memperjuangkan prestasi terbaik di Copa Indonesia 2010.
"Kalau soal target di Copa Indonesia, tentu saja kita ingin yang terbaik. Tapi sekarang, fokus dulu saja ke LSI," kata Umuh yang ketika dihubungi "GM" mengaku tengah berada di Malang, Jawa Timur.
Source: GM
Mental Bertanding Pemain Persib Sudah Pulih
Mental bertandingan para pemain Persib sudah pulih menjelang melawan Persela Lamongan, Minggu (4/4) dan Persijap Jepara (10/4). Mereka mengaku siap untuk tidak mengulangi kesalahan yang terjadi di dua pertandingan sebelumnya.
Kiper Markus Haris Maulana menuturkan, dalam dua laga tandang sebelumnya melawan PSPS dan Persija, sudah kebobolan lima gol, yakni tiga gol melawan PSPS dan dua gol dari Persija. Ia mengaku enggan memberikan kesempatan lawan untuk kembali membobol jaringnya.
"Saya dan teman-teman yang lain sudah mengevaluasi kesalahan yang kami lakukan dalam dua laga terakhir Persib. Terutama dalam masalah koordinasi dengan lini pertahanan. Saya sendiri dalam dua kali latihan setelah dari Jakarta mulai membenahi sodoran-sodoran bola-bola bawah," ucapnya seusai latihan di Stadion Siliwangi, Selasa (30/3).
Ia menyadari kelemahan dalam dua laga Persib itu, minimnya mengatasi bola-bola bawah. Dia berharap agar tidak kebobolan lagi.
Senada dengan Markus, Airlangga Sucipto, striker Persib yang kini mulai dipercaya pelatih sebagai starter. Ia menuturkan, tambahan kesempatan bermain pastinya dijadikan motivasi tersendiri.
Ia bisa menambah jam terbangnya. Pasalnya, selama ini, dia menunggu pergantian pemain dan duduk di bangku cadangan. Baru di putaran kedua, pada laga lawan Persija, Airlangga maju sebagai pemain inti.
"Mau pemain inti atau cadangan bagi saya tidak menjadi masalah. Selama pelatih memberikan kesempatan saya untuk menjalani pertandingan, ya saya harus memanfaatkan dengan membuktikan permainan yang maksimal," tuturnya.
Disinggung laga tandang lawan Persela, Airlangga mewaspadai dengan strategi baru yang diterapkan pelatih baru Persela pengganti Widodo Cahyono Putro. Ia tidak begitu saja menganggap remeh rivalnya nanti. "Motivasi tim pasti bangkit, tetapi kami pun harus menunjukkan yang terbaik juga," katanya.
Asisten Pelatih Yusuf Bachtiar menambahkan, kesiapan mental anak asuhnya dalam menghadapi empat sisa laga tandang terakhir harus dipelihara. Ia menginstruksikan agar anak asuhnya tidak menyepelekan lawan. Empat tim yang akan menjamu Persib nanti adalah Persela, Persijap, Pelita Jaya, dan Persitara.
"Meski tiga tim pertama dinilai kurang konsisten, tetapi kita tetap tidak boleh lengah. Pelita Jaya saya akui mereka mengalami peningkatan prestasi. Pokoknya kita harus tetap konsentrasi penuh," ujarnya.
Sementara itu, dalam latihan pada pagi kemarin. Persib tidak menekankan pada latihan fisik seperi awal latihan, Senin (29/3) lalu. Jaya Hartono mulai menginstruksikan pada pertandingan internal dengan mengasah penyelesaian bola dan kecepatan menguasai bola dari lawan.
Source: PR
Mental Bertanding Pemain Persib Sudah Pulih
Mental bertandingan para pemain Persib sudah pulih menjelang melawan Persela Lamongan, Minggu (4/4) dan Persijap Jepara (10/4). Mereka mengaku siap untuk tidak mengulangi kesalahan yang terjadi di dua pertandingan sebelumnya.
Kiper Markus Haris Maulana menuturkan, dalam dua laga tandang sebelumnya melawan PSPS dan Persija, sudah kebobolan lima gol, yakni tiga gol melawan PSPS dan dua gol dari Persija. Ia mengaku enggan memberikan kesempatan lawan untuk kembali membobol jaringnya.
"Saya dan teman-teman yang lain sudah mengevaluasi kesalahan yang kami lakukan dalam dua laga terakhir Persib. Terutama dalam masalah koordinasi dengan lini pertahanan. Saya sendiri dalam dua kali latihan setelah dari Jakarta mulai membenahi sodoran-sodoran bola-bola bawah," ucapnya seusai latihan di Stadion Siliwangi, Selasa (30/3).
Ia menyadari kelemahan dalam dua laga Persib itu, minimnya mengatasi bola-bola bawah. Dia berharap agar tidak kebobolan lagi.
Senada dengan Markus, Airlangga Sucipto, striker Persib yang kini mulai dipercaya pelatih sebagai starter. Ia menuturkan, tambahan kesempatan bermain pastinya dijadikan motivasi tersendiri.
Ia bisa menambah jam terbangnya. Pasalnya, selama ini, dia menunggu pergantian pemain dan duduk di bangku cadangan. Baru di putaran kedua, pada laga lawan Persija, Airlangga maju sebagai pemain inti.
"Mau pemain inti atau cadangan bagi saya tidak menjadi masalah. Selama pelatih memberikan kesempatan saya untuk menjalani pertandingan, ya saya harus memanfaatkan dengan membuktikan permainan yang maksimal," tuturnya.
Disinggung laga tandang lawan Persela, Airlangga mewaspadai dengan strategi baru yang diterapkan pelatih baru Persela pengganti Widodo Cahyono Putro. Ia tidak begitu saja menganggap remeh rivalnya nanti. "Motivasi tim pasti bangkit, tetapi kami pun harus menunjukkan yang terbaik juga," katanya.
Asisten Pelatih Yusuf Bachtiar menambahkan, kesiapan mental anak asuhnya dalam menghadapi empat sisa laga tandang terakhir harus dipelihara. Ia menginstruksikan agar anak asuhnya tidak menyepelekan lawan. Empat tim yang akan menjamu Persib nanti adalah Persela, Persijap, Pelita Jaya, dan Persitara.
"Meski tiga tim pertama dinilai kurang konsisten, tetapi kita tetap tidak boleh lengah. Pelita Jaya saya akui mereka mengalami peningkatan prestasi. Pokoknya kita harus tetap konsentrasi penuh," ujarnya.
Sementara itu, dalam latihan pada pagi kemarin. Persib tidak menekankan pada latihan fisik seperi awal latihan, Senin (29/3) lalu. Jaya Hartono mulai menginstruksikan pada pertandingan internal dengan mengasah penyelesaian bola dan kecepatan menguasai bola dari lawan.
Source: PR
JUAL CIRENG KERING DI SUMEDANG
anda ingin mencari makanan ringan tapi rasanya enak dan gurih,,,,ada di kota sumedang yaitu namanya...CIRENG KERING ya...betul gorengan yang satu ini emang enak seperti kerupuk dan lagi bisa dimakan sama nasi lo...jadi di sumedang bukan hanya tahu saja yang ada tapi juga ada makanan ringan yang sangat enak. MAU BELI datang aja ke dusun MARGACINTA< DESA MARGAMEKAR kec.SUMedang SELATAN kab.SUMEDANG disitu ada pabnriknya langsung dan lagi harganya murah kalau datang langsung ke pabriknya..tempatnya pas sesudah jembatan sungai cileuleuy disitu ada rumah ibu CICIH SUHAENI janda beranak 2 ini adalah boss nya CIRENG KERING TERSEBUT. ayo jangan lupa kalau ke sumedang atau lewat kota tahu itu beli CIRENG KERING buatan ibu CICIH MARGACINTA
JUAL CIRENG KERING DI SUMEDANG
anda ingin mencari makanan ringan tapi rasanya enak dan gurih,,,,ada di kota sumedang yaitu namanya...CIRENG KERING ya...betul gorengan yang satu ini emang enak seperti kerupuk dan lagi bisa dimakan sama nasi lo...jadi di sumedang bukan hanya tahu saja yang ada tapi juga ada makanan ringan yang sangat enak. MAU BELI datang aja ke dusun MARGACINTA< DESA MARGAMEKAR kec.SUMedang SELATAN kab.SUMEDANG disitu ada pabnriknya langsung dan lagi harganya murah kalau datang langsung ke pabriknya..tempatnya pas sesudah jembatan sungai cileuleuy disitu ada rumah ibu CICIH SUHAENI janda beranak 2 ini adalah boss nya CIRENG KERING TERSEBUT. ayo jangan lupa kalau ke sumedang atau lewat kota tahu itu beli CIRENG KERING buatan ibu CICIH MARGACINTA





